Inilah Hobby Baru Orang Indonesia : Belanja Online, berikut sebuah info peluang usaha yang kami kutip dari detik.com
Konsumen
Indonesia berencana menyisihkan sebagian penghasilannya untuk
berbelanja secara online dalam 6 bulan ke depan. Hampir 70% warga
Indonesia menyatakan akan mulai berbelanja online di semester II-2010.
Demikian hasil Global Online Shopping Report oleh The Nielsen Company yang dikutip.
Menurut
Direktur Riset Konsumer Nielsen Catherine Eddy, seperempat dari
konsumen Indonesia berniat menyisihkan lebih dari 10% penghasilan
bulanannya untuk berbelanja di dunia maya.
“Sementara tiga
perempat konsumen Indonesia hanya menyisihkan kurang dari 10%
penghasilan bulanannya untuk berbelanja online,” katanya dalam jumpa
pers di kantornya, Menara Mayapada, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.
Ia
mengatakan, konsumer di Asia Pasific termasuk salah satu yang paling
gemar berbelanja. Lebih dari sepertiga konsumen di Asia Pasific
menyatakan menghabiskan lebih dari 10% penghasilan bulanannya untuk
berbelanja di dunia maya.
Sementara di Indonesia malah
sebaliknya, sama seperti kebanyakan negara di Asia Tenggara seperti
Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam, di mana sepertiga
konsumennya mengaku tidak pernah berbelanja secara online.
“Dan mereka yang mengaku sudah berbelanja online hanya menyisihkan kurang dari 10% dana dari penghasilan bulanannya,” ungkapnya.
Menurut
Catherine, berdasarkan survey yang sudah dilakukan, konsumen di Asia
Pasific rata-rata menghabiskan alokasi belanja bulanannya dengan
berbelanja di dunia maya.
Sebanyak 35% konsumen di Asia Pasific
menyatakan berbelanja setara lebih dari 10% dan penghasilan bulanannya,
sementara secara global jumlah ini hanya mencapai 27% dari total
konsumen global.
Persentasenya meningkat di beberapa negara,
seperti Korea Selatan yang mencapai 59% menempatkannya menjadi yang
tertinggi di Asia Pasific, diikuti China sebanyak 41%.
“Sedangkan sebanyak 31% konsumen di Asia Pasific hanya menyisihkan 6-10% dari penghasilan bulanannya,” ujarnya.
Jumlah
rata-rata konsumen di Asia Pasific yang berencana berbelanja online
dalam enam bulan ke depan juga jumlahnya cukup tinggi, malah bisa
dibilang tertinggi di dunia.
Perbandingannya terlihat dari jumlah
konsumen di Asia Pasific yang tidak akan berbelanja online hanya
sebanyak 11%, sedangkan di seluruh dunia jumlahnya sebanyak 18%.
Jika
dilihat secara spesifik, konsumen di Korea Selatan dan China merupakan
yang paling banyak berniat berbelanja di dunia maya, dengan persentase
masing-masing sebanyak 96% dan 95%.
“Hanya 13% konsumen di Asia
Pasific yang menyatakan tidak pernah berbelanja online, sedangkan
secara global porsinya lebih tinggi, sebesar 16%,” imbuhnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar